5 Tahap Jitu Membuka Usaha Konveksi Rumahan

Membuat sebuah usaha bisnis konveksi tidak harus membangun sebuah pabrik garmen, namun Anda bisa membuka usaha ini dalam skala rumahan. Sehingga bisnis ini juga cocok sebagai usaha sampingan. “Jika ditekuni dan dijalani dengan kiat-kiat yang benar, bisnis konveksi skala rumahan tidak menutup kemungkinan bisa menjadi lebih besar, kunci nya adalah yakin dan niat” ungkap direktur utama Vido Garment, Budi Suryanto.

Apalagi jika Anda sudah mendapatkan kepercayaan konsumen. Selain itu, modal yang Anda butuhkan untuk membuka usaha konveksi rumahan juga tidak terlalu besar untuk kategori pemula.

Pengertian Konveksi di Bisnis Pakaian Terbaik

Apa itu konveksi? Pengertian konveksi adalah sebuah tempat yang dibuat khusus untuk memproduksi merchandise yang berhubungan dengan keperluan sandang manusia. Sederhananya, konveksi terbaik adalah tempat untuk memproduksi pakaian atau jenis fashion lainnya dengan jumlah tertentu.

Beberapa jenis fashion yang dibuat di bisnis konveksi tersebut termasuk diantaranya; baju kaos, jaket, celana, seragam, topi,  dan jenis fashion lainnya. Umumnya bisnis konveksi terbaik memproduksi produk fashion dalam jumlah yang cukup banyak, misalnya 1 lusin atau sama dengan 12 buah.

Lalu apa bedanya konveksi dengan penjahit rumahan dan garmen?

Tidak seperti konveksi, penjahit rumahan hanya bisa menyelesaikan beberapa pakaian saja. Sedangkan garmen skala bisnisnya lebih besar dibanding konveksi karena memiliki pekerja lebih banyak dan peralatan yang lebih lengkap.

Sebagai ilustrasi, berikut ini perbedaan antara penjahit rumahan, konveksi, dan garmen berdasarkan kuantiti produksinya.

1. Penjahit rumahan mampu memproduksi sekitar 1 – 5 pcs

2. Konveksi bisa memproduksi lebih banyak dari penjahit rumahan, yaitu sekitar 12 – 10.000 pcs karena didukung oleh jumlah pekerja lebih banyak dan peralatan yang lengkap.

3. Garmen mampu memproduksi lebih banyak dari konveksi, yaitu lebih dari 10.000 pcs. Umumnya dilengkapi dengan peralatan yang lebih lengkap dan modern, serta pegawai profesional dengan jam kerja tertentu.

Tahapan Memulai Bisnis Konveksi Skala Rumahan Bagi Pemula

Setelah mengetahui pengertian konveksi, selanjutnya kita juga perlu mengetahui tahapan memulai usaha konveksi tersebut. Meskipun bisnis ini terbilang menggiurkan, namun Anda tidak  bisa asal-asalan untuk memulai usaha konveksi.

Sebelum membuka usaha konveksi terbaik Anda membutuhkan beberapa tahap persiapan berikut ini:

1. Tahap Awal Persiapan: Analisa Bisnis

Dalam memulai sebuah bisnis, persiapan yang matang sangat dibutuhkan. Pada tahap persiapan ini, Anda perlu melakukan analisa mendalam terkait bisnis yang akan Anda geluti. Jangan sampai Anda merasa ragu dan akhirnya tidak dapat menjalankan bisnis sesuai timeline yang sudah ditentukan. Persiapan ini meliputi: analisis peluang, persediaan modal, potensi pasar serta hambatan-hambatan yang bisa saja terjadi di tengah perjalanan.

Bisnis yang baik adalah bisnis yang dijalankan oleh tim. Jadi, usahakan untuk membentuk tim kecil untuk membantu Anda menganalisis bisnis yang akan Anda jalankan. Tak lupa juga Anda harus memikirkan jumlah karyawan yang akan Anda gunakan, karena ini menentukan jumlah peralatan yang akan dibeli.

Disarankan untuk tidak merekrut pegawai berlebihan karena Anda harus memikirkan anggaran untuk gaji pegawai. Jangan sampai Anda justru rugi karena pendapatan habis untuk menggaji pegawai. Sehingga pada tahap persiapan betul-betul  harus dimantapkan.

2. Persiapan Sarana dan Prasarana

Tentu untuk membuka usaha bisnis konveksi, Anda membutuhkan sarana dan prasarana yang mendukung bisnis Anda. Sarana adalah yang termasuk peralatan penunjang. Prasarana adalah yang termasuk lokasi untuk membuka usaha, dalam hal ini adalah rumah karena Anda akan membuka usaha konveksi untuk skala rumahan.

Peralatan yang dibutuhkan dalam bisnis konveksi meliputi: mesin jahit, obras, overdeck, rantai, meja steam, meja potong, mesin potong dan peralatan menjahit seperti meteran, gunting, dll. Peralatan tersebut sudah mencukupi untuk bisnis rumahan. Namun untuk kuantitasnya disesuaikan dengan jumlah karyawan yang Anda rekrut.

3. Mencari Supplier Kain yang Murah

Bahan utama yang digunakan dalam bisnis konveksi adalah kain dan benang. Anda bisa memulainya dengan membangun relasi bisnis dengan penyedia kain dan benang yang dapat menawarkan harga terjangkau dan kualitas yang terjamin.

Sebaiknya jangan asal-asalan untuk memilih supplier, karena ini akan menentukan kualitas pakaian yang akan Anda hasilkan nantinya. Pilihlah supplier yang sudah memiliki pasaran baik dan murah. Karena bisnis ini ditujukan untuk pemula, tentu Anda harus menghemat budget yang harus dikeluarkan untuk penyediaan bahan baku.

4. Strategi Pemasaran atau Promosi Grosir Pakaian

Setelah Anda memantapkan hati dan segala persiapan sudah terpenuhi, Anda bisa memulai untuk menyusun strategi pemasaran usaha Anda. Ini adalah tahapan yang paling sulit karena sebagai pemula Anda akan berusaha untuk mendapatkan kepercayaan konsumen pertama Anda.

Pemasaran bisa dilakukan melalui sosial media, pengiklanan di Koran dan majalah maupun cara promosi lainnya. Untuk mendapatkan konsumen, Anda bisa menggunakan startegi diskon untuk 7 hari pertama pembukaan usaha Anda. Cara ini terbilang sangat ampuh untuk menarik minat masyarakat.

Selain itu, lokasi pemasaran juga perlu direncanakan. Pilihlah lokasi yang sekiranya berada di sekitar orang-orang yang membutuhkan grosir pakaian konveksi, seperti di lingkungan kampus, pekerja dan tempat ramai lainnya. Anda bisa menggunakan brosur untuk menunjukkan apa dan dimana usaha Anda untuk memudahkan orang lain menghubungi Anda.

5. Bergabung dengan Vido Garment

Cara terakhir, jika Anda merasa masih belum 100% siap tetapi ingin mendalami konveksi terlebih dahulu, Anda bisa bergabung dengan kami sebagai Freelance marketing, Reseller, Makloon, ataupun membuka Kantor cabang. Dengan bergabung bersama Vido Garment, kami yakin Anda akan memiliki pengalaman yang banyak tentang konveksi dan sejenisnya. Jika Anda berminat, silahkan cek website Vido Garment.

1
Selamat Datang di Vido Garment,
Ada yang bisa dibantu ?
Powered by
error: Content is protected !!