Inilah 5 Teknik Printing Pada Kain!

Apakah kalian ingin membuka bisnis Clothing line? Untuk merancang sebuah desain, perancang diharuskan memiliki banyak imajinasi terutama dalam berbagai motif dan pola desain yang ada pada kain. Selain unsur desain seperti tekstil, warna, dan ukuran. Desainer kain juga harus mengerti tentang teknik cetak yang dilakukan pada kain. Secara teknis ada dua cara mencetak diatas kain, direct printing (mencetak secara langsung) dan indirect printing (Mencetak secara tidak langsung). Yuk ketahui teknik cetak yang perlu kamu tahu!

Teknik Printing pada Kain yang Perlu Kamu Tahu!

1. Sablon/Screen Printing

Screen printing atau lebih dikenal dengan sebutan sablon ini merupakan teknik yang lumayan populer dalam industri tekstil. Sablon atau screen printing adalah teknik mencetak gambar atau tulisan (desain) pada media seperti kain dengan tinta, yang dapat dilakukan secara manual atau digital. sablon ini merupakan salah satu teknik metode langsung dari pencetakan kain di mana screen, mesh, film masih digunakan untuk mentransfer pattern desain ke dalam kain.

Image Source: Pinterest.com

Teknik ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya, dalam tahap cetaknya dapat dilakukan pada warna terang dan kain berwarna gelap dengan intensitas yang sama. Kekurangannya, jika menggunakan teknik ini, mengharuskan produksi yang besar, sehingga jika produksinya sedikit, sangat tidak efisien terhadap biaya produksi.

2. Rotary Screen Printing

Rotary printing sebenarnya termasuk kedalam teknik sablon atau screen printing. Namun dalam pengartiannya rotary printing adalah suatu proses pemberian warna sesuai dengan desain atau motif pada permukaan kain menggunakan mesin printing dengan rotary screen yang berbentuk bulat atau silinder.

Singkatnya, kainnya seperti digilas menggunakan pipa panjang untuk mendapatkan motif yang unik. Jika menggunakan teknik ini, diharapkan dalam pengaplikasiannya menggunakan produksi yang dilakukan secara besar agar tidak menghambat biaya listrik.

3. Digital Printing

Sesuai dengan namanya, teknik ini dilakukan secara digital dengan komputer dan mesin. Proses pencetakannya tentu sangat cepat dan dapat memproduksi dalam kuantiti yang sangat banyak. Tentunya hal ini juga memberikan tingkat efisien terhadap waktu yang digunakan.

Image Source: Pinterest.com

Proses pencetakan gambar atau desain dilakukan dengan teknologi canggih layaknya mesin print yang digunakan dalam mencetak kertas. Mesin canggih yang digunakan yaitu perangkat lunak desain (CAD). Dengan teknologi digital printing ini proses printing kain dapat semakin detail dan rapi.

4. Hand-block Printing

Proses printing ini adalah yang paling tradisional karena menggunakan metode cetak yang tradisional. Dimana menggunakan blok yang terbuat dari kayu, karet, spons, atau logam yang dibentuk menjadi sebuah pola. Kemudian pewarnaannya dengan cara mengaplikasikan pada blok dan dicetak dengan tangan atau dicap ke kain.

Proses tersebut dapat diulang beberapa kali pada produk lainnya. Kelebihan menggunakan teknik printing ini adalah warnanya cenderung lebih rata. Karena dilakukan oleh tenaga manusia dan bukan mesin, maka dapat diaplikasikan secara teliti.

5. Direct Printing

Dalam metode ini, alat utama yang digunakan adalah rol besar dan rol kecil. Rol besar digunakan untuk proses pengambilan kain, sedangkan rol kecil diisi dengan pewarna yang digunakan untuk pewarnaan kain.

Rol kecil memiliki ukiran desain yang nantinya diaplikasikan pada kain, dan jumlah rol mencerminkan jumlah warna yang digunakan. Selama proses pencetakan, kain akan diberikan lapisan karet yang memberikan permukaan padat yang kemudian dapat dicetak.

Baca artikel lainnya tentang Yakin Masih Tergiur dengan Harga Kain Murah?


Nah itulah beberapa teknik yang ada dalam printing desain tekstil. Dari kelima teknik tersebut yang paling sering digunakan adalah screen printing dan digital printing. Kalian dapat memilih sesuai dengan kebutuhan dan kegunaan dari produk yang nantinya akan kalian buat.

Write a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *