Jenis Kain yang Memakai Bahan Semi Sintetis

Apakah kalian mengetahui jenis kain yang berasal dari bahan semi sintetis? Jika Anda sering membeli kain di toko kain maka akan menjumpai beragam jenis serat dengan karakteristiknya. Secara garis besar, jenis serat dapat dibagi menjadi tiga bagian yaitu serat alami, semi sintetis dan serat sintetis. Tidak semua hal yang berhubungan dengan sintetis itu negatif lho. Yuk simak lebih lanjut!

Apa itu Serat Semi Sintetis?

Serat semi sintetis adalah serat hasil regenerasi selulosa atau senyawa organik, yang terbuat dari polimer (susunan rantai molekul) organik yang mengandung unsur hidrogen, oksigen, dan karbon sehingga tidak dapat digolongkan menjadi serat sintetis maupun serat alami. Serat semi sintetis menghasilkan suatu benang yang dalam industri tekstil dikenal dengan nama sutra buatan. Disebut sebagai sutra buatan karena hasil akhirnya menyerupai bahan sutra, memiliki permukaan yang lembut dan halus.

Macam-Macam Jenis Kain Berserat Sintetis

1. Teteron Cotton (TC)

Kain teteron cotton atau dikenal dengan kain TC adalah salah satu kain yang digunakan sebagai bahan utama pembuatan kaos. Disebut sebagai teteron cotton karena kainnya berasal dari campuran serat cotton dan polyester, tetapi kandungan polyesternya selalu lebih banyak dibandingkan dengan serat cotton. Karena memiliki kandungan serat polyester lebih banyak, kain ini memiliki kekurangan yaitu daya serap keringatnya kurang baik dan tidak sejuk ketika dipakai.

Image Source: Unsplash.com

Namun, kain TC memiliki kelebihan yaitu tidak mudah melar dan susut meskipun sudah dicuci berkali-kali. Berbeda dengan kaos yang berbahan dasar cotton combed. Harga dari kain TC sendiri cukup terjangkau jika dibandingkan dengan kain CVC dan cotton combed. Jenis bahan ini cocok digunakan sebagai bahan kaos dengan budget terbatas seperti kaos partai, kaos acara, baju tidur, dan lain sebagainya.

2. Chief Value Cotton (CVC)

Kain chief value cotton atau dikenal dengan CVC juga sering digunakan dalam pembuatan kaos. Kebalikan dari kain TC, kain ini terbuat dari campuran serat cotton dan polyester dengan kandungan serat cottonnya yang lebih banyak. Karena itulah kain jenis ini sering dipakai sebagai alternatif dari kain cotton combed yang memiliki kualitas dan harga yang lebih tinggi.

Karena memiliki serat kapas lebih banyak, kain CVC ini menjadi lebih baik dalam menyerap keringat dibandingkan dengan kain TC. Karakteristiknya sejuk dan lebih lembut saat dipakai. Namun, kain CVC mempunyai tingkat kemungkinan menyusut lebih tinggi dibandingkan dengan kain TC. Biasanya kain CVC memiliki lebih banyak variasi jenis dibandingkan dengan kain TC.

3. Modal

Serat modal atau dikenal dengan polysonic adalah serat semi sintetis yang terbuat dari serat kayu pohon beech. Sifat serat ini yaitu memiliki derajat polimerisasi yang lebih tinggi dan struktur mikrofobil dengan panjang rantai molekul dua kali lipat dibandingkan dengan rayon.

Kekuatan serat modal lebih tinggi dengan daya mulur serta moisture regain lebih rendah. Jenis kain ini sering digunakan sebagai bahan pakaian tidur dan berbagai perlengkapan rumah tangga. Produk yang terbuat dari bahan modal dapat dicuci dengan sabun maupun pencucian kering (dry cleaning). Jenis kain ini dapat menjadi licin dan terlihat berkilau jika disetrika menggunakan suhu medium.

4. Rayon

Kain rayon berasal dari serat hasil regenerasi selulosa atau dinding sel tumbuhan. Ada pula kain rayon yang terbuat dari pulp kayu yang telah dihasilkan. Karena adanya proses kimia, rayon digolongkan sebagai bahan semi sintetis. Bahan dasar kain ini tidak murni berasal dari bahan alami. Karakteristik dari kain rayon yaitu tidak mudah kusut dan memiliki daya serap yang tinggi.

Image Source: Pexels.com

Teksturnya licin, halus, dan lembut mirip dengan kain sutra. Bahannya mudah diwarnai, sehingga varian warnanya sangat beragam. Namun, retensi atau daya tahan bentuk serat rayon cenderung rendah, Hal ini membuat teksturnya kurang elastis. Serta kain jenis rayon lebih mudah terbakar dibandingkan bahan lain yang juga terbuat dari serat tumbuhan.

Baca artikel lainnya tentang 5 Kain Termahal di Dunia, Yuk Ketahui!


Itulah jenis kain yang memakai bahan semi sintetis. Kain semi sintetis dibuat untuk mengkombinasikan kelemahan serta kelebihan serat alam dan serat sintetis. Biasanya kain semi sintetis memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan kain alami. Kalian dapat memilih kain semi sintetis jika memiliki budget yang rendah.

Write a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *