Mengenal Hazmat Suit, Salah Satu Baju APD untuk Penanganan Covid-19

Dipostingan Instagram Vido Garment, sudah dijelaskan apa itu baju APD (Alat Pelindung Diri) dan tujuan dari baju APD tersebut. Baju tersebut ternyata memiliki banyak jenis sesuai dengan fungsi dan kebutuhannya. Dalam penanganan Covid-19, baju Hazmat atau Hazmat Suit adalah salah satu baju APD yang digunakan.

Hazmat suit atau dikenal dengan sebutan Hazardous Material Suit umumnya digunakan oleh para tenaga medis seperti dokter dan perawat, terutama dalam kasus penanganan pasien Covid-19. Hazmat Suit berfungsi sebagai pelindung dari virus dan juga cairan senyawa kimia yang berbahaya ketika mengenai kulit. Baju ini digunakan untuk menangani segala macam penyakit terutama virus, seperti SARS, Ebola, MERS, dan Flu burung.

Hazmat Suit dirancang sedimikian rupa yang terdiri dari penutup kepala (hoodie), pelindung wajah, pelindung mata (goggles), masker (respirator), sarung tangan, baju pelindung (gaun) dan sepatu boot. Masing-masing pelengkap tersebut tentu memiliki fungsi nya tersendiri,

  1. Penutup Kepala

Hoodie atau pelindung kepala ini tentu bertujuan untuk melindungi kepala dari semprotan atau percikan zat/cairan yang digunakan untuk menangani pasien. Selain itu, berfungsi agar bagian kepala seperti rambut dan kulit kepala tidak terkontaminasi dengan pantogen atau mikroorganisme yang sedang mewabah.

  1. Pelindung Wajah

Terdiri dari kacamata (goggles) dan masker (respirator) yang berfungsi untuk melindungi bagian hidung, mata, dan mulut para petugas medis agar tidak terpapar virus dari pasien yang ditangani. Salah satu perlengkapan yang sangat penting dikarenakan virus Covid-19 ini dapat tersebar melalui wajah, hidung, dan mulut.

  1. Sarung Tangan

Perlengkapan yang satu ini bersifat sekali pakai. Dengan menggunakan sarung tangan, para petugas terlindungi dari resiko penularan penyakit dari paseian yang dapat ditularkan melalui sentuhan terhadap darah, kulit, dan bagian berbahaya lainnya.

  1. Baju Pelindung

Alat utama yang digunakan untuk menangani para pasien yang terkena virus Covid-19. Baju Hazmat didesain sangat tertutup guna mengurangi resiko tertularnya virus dari pasien. Baju tersebut didesain menyatu dari bagian kaki hingga kepala, dengan tujuan agar praktis ketika digunakan maupun dilepas.

  1. Sepatu Boot

Sama halnya dengan perlengkapan yang sudah dibahas, sepatu boot ini tentu bertujuan untuk melindungi bagian bawah terutama kaki para petugas medis dari tumpahan zat/cairan dan mungkin darah dari pasien yang tertular. Jika petugas tidak menggunakan sepatu boot, mereka juga dapat menggunakan sepatu mereka dengan tambahan sarung sepatu.

Baju Hazmat umumnya didesain menggunakan bahan plastik, kain, dan juga karet khusus. Untuk melepasnya harus sesuai dengan prosedur standar operasional untuk menghindari terkontaminasi dari zat, cairan atau virus yang menempel pada pakaian.

Pertama-tama, pemakai baju hazmat harus melepaskan sarung tangan tanpa menyentuh bagian luar dengan cara digulung dari atas kebawah. Setelah semua terlepas, pakaian Hazmat akan dicuci dengan cara khusus untuk mensterilkan baju dari berbagai jenis penyakit atau zat berbahaya. Sarung tangan, masker dan sarung kaki umumnya hanya digunakan untuk sekali pakai.

1
Selamat Datang di Vido Garment,
Ada yang bisa dibantu ?
Powered by
error: Content is protected !!