Mengenal Jenis Jahitan Berdasarkan Kelasnya
Apakah kalian memiliki hobi menjahit? Pasti kalian tahu bahwa ada berbagai macam jenis jahitan dalam pembuatan sebuah produk baik itu kemeja, jaket, kaos, dan lain sebagainya. Memang tidaklah mudah dalam mempelajari semua teknik menjahit, apalagi jika kalian seorang pemula. Oleh sebab itu, yuk baca lebih tentang jenis jahitan berdasarkan kelas-kelasnya!
Apa itu Stitch?
Sebelum mengetahui tentang jenis jahitan, ada baiknya kalian mengetahui terlebih dahulu tentang stitch atau tusuk jahit. Tusuk jahit adalah serangkaian putaran tunggal yang berulang-ulang atau loop benang. Stitch merupakan elemen dasar untuk menjahit, merajut, menyulam, dan lain sebagainya baik dengan tangan ataupun mesin. Nah ini dia macam-macam stitch dalam jenis jahitan:
- Interlooping, merupakan proses melewati satu lingkaran benang melalui lingkaran lain yang dibentuk oleh benang berbeda
- Intralooping, merupakan proses melewati lubang lain dari benang yang dibuat oleh satu benang yang sama
- Interlacing, merupakan proses melewatkan benang diatas atau disekitar benang atau lubang yang berbeda
Jenis-Jenis Jahitan Berdasarkan Kelasnya
Setiap kategori mesin jahit akan menghasilkan jenis jahitan tertentu, tergantung dalam jumlah jarum, pemotong, dan benang yang digabungkan untuk membuat jahitan. Ada sekitar 70 jenis jahitan yang ada, namun hanya 18 sampai 20 jenis jahitan saja yang digunakan dalam garmen ataupun konveksi. Sedangkan stitch atau tusuk jahit dapat diklasifikasikan menjadi 5 kelas.
1. Kelas 100: Jahitan Rantai

Jahitan rantai adalah jahitan yang terbentuk dari satu atau lebih jarum dengan metode intralooping. Dengan demikian, satu atau lebih loop benang jarum akan dilewatkan melalui kain dan diamankan dengan cara melingkarkannya dengan loop berikutnya dari benang yang sama setelah dilewatkan melalui kain. Keuntungan dari jenis jahitan ini akan membuat jahitannya elastis dan dapat digunakan pada kain yang membutuhkan sedikit peregangan seperti pita leher belakang pada kaos. Kelemahannya dari jahitan ini, kekuatan jahitan sangat lemah dan tidak menarik salah satu ujung benang, maka seluruh jahitan akan terbuka.
2. Kelas 200: Jahitan Tangan
Jahitan ini adalah jahitan tangan yang digunakan untuk tujuan dekoratif. Jahitan ini dibentuk oleh benang jahit tunggal dan jahitannya dipegang oleh satu garis benang yang lewat dari sat sisi ke sisi lain kain. Hal ini juga dapat dilakukan pada mesin otomatis yang disebut mesin jahit pick stitch tetapi sangat lambat dan jarang digunakan. Kebanyakan digunakan di kerah jaket, mantel, dan pakaian mahal. Keuntungan dari jenis jahitan ini adalah kekuatan jahitannya kuat dan kerapatannya padat. Kelemahannya dari jahitan ini memakan waktu dan biaya lebih tinggi, kecepatan menjahit yang cukup lambat.
3. Kelas 300: Jahitan Kunci

Tusuk kunci adalah bentuk tusuk yang paling umum pada garmen siap pakai dan terbentuk ketika benang dimasukkan dari satu sisi bahan untuk menjalin dengan benang yang dimasukkan dari sisi lain bahan. Jalinan benang membuat tusuk ini kuat dan sulit terurai sehingga tepat untuk digunakan dalam berbagai macam jahitan. Keuntungannya jahitan lebih kuat, kedua sisi jahitan terlihat sama, tusuk yang lebih stabil daripada tusuk rantai. Kelemahannya jenis jahitan ini tidak cocok untuk menjahit kain rajut.
4. Kelas 400: Jahitan Rantai Multi Benang
Jahitan rantai multi benang adalah loop yang membentuk dalam satu set benang jahit yang dilewatkan melalui kain dan ditahan dengan interloping dan interlacing. Jenis jahitan ini terlihat seperti lockstitch pada sisi depan kain tetapi memiliki efek rantai ganda yang tercipta oleh benang looper pada bagian belakang. Keuntungannya kekuatan tusuk jahitan lebih kuat dan menghasilkan kerutan jahitan lebih kecil. Kelemahannya boros dalam benang jahit dan bagian bawah jahitan akan menebal jika menggunakan kain yang tipis.
5. Kelas 500: Jahitan Obras
Jahitan obras terbentuk oleh satu atau lebih set benang jahit yang mengelilingi tepi kain. Semua tusukan pada jahitan ini memiliki elastisitas tinggi yang tidak terurai saat benang putus. Jahitan obras digunakan untuk menggabungkan lengan bagian samping, lubang lengan kemeja untuk kain rajutan. Keuntungannya memiliki ekstensibilitas lebih tinggi. Kelemahannya gaya jahitannya rentan bila ditarik, kerumitan konstruksi jahitan menyebabkan hasil yang agak tebal.
Baca artikel lainnya tentang 4 Bahan Kain Berkualitas untuk Membuat Jaket
Itulah jenis-jenis jahitan berdasarkan kelasnya. Jangan lupa bila kualitas pakaian diukur dari jenis jahitan dan kekuatannya. Setiap jenis jahitan memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Kalian dapat memilihnya sesuai dengan ketahanan, elastisitas, kekuatan, dan lain sebagainya.
